
Dialog Interaktif RRI Bogor Infrastruktur Saat Bencana di Kota Bogor
Pada Tanggal 21 Mei 2026 Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor Ibu Rr. Juniarti Estiningsih, S.E., M.M beserta Ketua RW 13 Kelurahan Tanah Baru Bpk Riedos menghadiri Dialog Interaktif dengan Tema “Infrastruktur Saat Bencana di Kota Bogor” yang bertempat di Kantor Radio Republik Indonesia (RRI Bogor) Jl. Pangrango No 34, Babakan, Bogor Tengah.Dalam rangka dialog ini bahwa Kota Bogor ini dikenal dengan insentias hujan yang tinggi seringkali meninggalkan tantangan yang besar berupa kerusakan fasilitas public paska bencana yang menganggu aktivitas sehari hari, mulai dari jalan rusak dan drainase yang jebol. Ada tanggul yang jebol merupakan karena imbasnya dari hujan lebat, dan menhadapi hal ini kecepatan penanganan yang dilaksanakan pemerintah kota bogor adalah kunci utama.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor menyampaikan bahwa Infrastruktur terbagi 2 yaitu Infrastruktur Perkotaan dan Infrastruktur Permukiman dan terbagi 2 OPD untuk Infrastruktur Perkotaan yang dilaksanakan oleh PUPR dan Permukiman oleh Dinas Perumahan dan Permukiman.Untuk Dinas PUPR ini memilki tusi dalam menjalankan fungsinya bahwa di Kota Bogor terkait dengan Insentas hujan yang cukup tinggi sehingga kondisi jalan/ aspal seringkali mengalami kerusakan. Dalam menjalankan tusi ada 232 ruas jalan berdasarkan Perwal di infrastruktur kota dan untuk Permukiman tentunya ada di Dinas Perumkim. Terkait di wilayah permukiman untuk tusi PUPR jika adanya TPT longsor yang terkait dengan aliran sungai, karena ada di Bidang Sumber Daya Air dimana sungai tersebut menjadi kewenangan kota yaitu masuk kepada tusi PUPR. Jalan pun ada Kewenangan Kota, Provinsi, dan Nasional, namun demikian jika tidak terlalu signifikan / volume nya tidak terlalu besar PUPR dapat mengintervensi maka kami membuat surat ke Provinsi / Balai Jalan Nasional yang memang menjadi Tusi karena itu sudah menjadi tusi kewenangan masing-masing.